Our Trusted. 24 x 7 hours free delivery!

Ciri – Ciri Usus Buntu

Usus buntu atau yang dikenal dengan Apendisitis merupakan salah satu penyakit umum yang sering menyerang anak-anak hingga orang dewasa. Namun penyakit ini lebih sering terjadi pada orang yang berusia antara 10-30 tahun. 

Penyakit usus buntu ini bukan berarti kalau usus yang anda miliki benar-benar buntu, melainkan ini merupakan sebuah penyakit dimana usus buntu mengalami peradangan. Dan pada saat usus meradang maka mengangkat usus tersebut harus segera dilakukan karena bisa membahayakan jiwa. Jika tidak segera dioperasi, usus buntu yang meradang tersebut akan pecah dan bisa meracuni organ-organ lain di perut. 

Bukan hanya itu, bakteri penyebab radang juga bisa menyebabkan luka di rongga perut. Lalu abses (luka yang muncul akibat infeksi bakteri) yang berisi nanah akan terbentuk di luar usus buntu yang meradang. Kemudian luka ini akan menutup dinding usus buntu dari bagian perut lainnya. Saat pecah, usus buntu yang terinfeksi bisa menyebabkan peritonitis (peradangan pada lapisan tipis dinding dalam perut peritoneum).

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan usu buntu ini, yakni Akumulasi Feses dan Infeksi Saluran Pencernaan. Untuk Akumulasi Feses : Menurut berbagai sumber, usus buntu ini bisa disebabkan oleh adanya obstruksi pada apendiks. Dimana obstruksi ini sering disebabkan oleh adanya akumulasi feses. Sementara Infeksi Saluran Pencernaan : Infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus, atau cacing Enterobius Vermicularis yang sudah menyebar ke apendiks bisa menyebabkan masalah pada usus buntu yang berupa penyumbatan maupun infeksi.

Ciri-Ciri / Gejala Penyakit Usus Buntu

Ciri-ciri atau gejala penyakit usus buntu yang biasanya dialami oleh si penderita diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sakit perut mendadak yang dimulai di sisi kanan perut bagian bawah.
  • Sakit perut yang berawal di sekitar pusar, kemudian pindah ke perut kanan bawah.
  • Sakit perut kanan bawah yang semakin memburuk saat batuk, bergerak, atau berjalan.
  • Terasa mual dan muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Demam. 
  • Konstipasi atau diare.
  • Kembung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *.

*
*
You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">HTML</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>